Rabu, 15 Juni 2011

A volcano Nabro in Eritrea erupted

A volcano in Eritrea erupted for a third day on Tuesday but with reduced intensity, its ash cloud spreading out over Sudan and toward Saudi Arabia and forcing the cancellation of some regional flights.
The Nabro volcano began belching plumes of ash at about midnight on Sunday after a string of earthquakes. Scientists initially wrongly identified the source of the eruption in the region close to the Ethiopian border as the nearby Dubbi volcano.
Dubai's Emirates airline said it was cancelling its flight transiting through the Ethiopian capital Addis Ababa on Tuesday due to airspace restrictions around Ethiopia.

Sebuah gunung berapi meletus di Eritrea untuk hari yang ketiga pada hari Selasa tetapi dengan intensitas yang berkurang, abu awan menyebar di atas Sudan dan melawan Arab Saudi dan memaksa pembatalan beberapa penerbangan regional. gunung berapi Nabro mulai bersendawa  sekitar tengah malam pada hari Minggu setelah serangkaian gempa bumi. Para ilmuwan awalnya keliru mengidentifikasi sumber ledakan di dekat daerah perbatasan di Ethiopia sebagai gunung berapi Dubbi dekatnya. Maskapai Dubai Emirates mengatakan pihaknya membatalkan penerbangan transit di ibukota Ethiopia. Ethiopian Airlines pejabat mengatakan kepada Reuters mereka telah membatalkan penerbangan ke ibukota Khartoum Sudan, tetangga Djibouti, serta beberapa penerbangan domestik ke Ethiopia utara. Kenya Airways mengatakan telah membatalkan penerbangan dari Addis Ababa untuk Djibouti tetapi jika tidak semua penerbangan beroperasi seperti biasa.

Sebelumnya tidak diketahui meletus, meledak nya Nabro ke dalam kehidupan setelah serangkaian gempa bumi, yang terbesar yang diukur 5,7, menurut US geografis Survey. “VAAC” mengatakan, letusan awal melemparkan awan abu 13,5 km (8.4 mil) tingginya.
Laporan itu juga mengatakan intensitas letusan tampaknya mereda. "Berdasarkan data dari VAAC, kita dengan jelas dapat melihat bahwa letusan mereda Ada beberapa kegiatan yang tersisa sebagai awan abu masih (sedang) adalah ditiup di atmosfer (hingga) ketinggian 20.000 kaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BACA INI JUGA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...