Foto tasya

Galery

degagu.blogspot.com kita

This is advertising for post 1

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

I drink orange juice in Sunday morning.

For me, Sundays have always been a day of traditions. My traditions include sleeping in, the Sunday paper, and fresh squeezed juice.

This is advertising for post 2

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

SEO(Search Engine Optimization)

5 hal penting pada SEO(Search Engine Optimization) SEO or Search Engine Optimization is the practice of making your website attractive to search engines such as Google, Bing, Yahoo, AOL, etc.

This is advertising for post 3

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2014

SEMOGA KITA SELALU BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA




MOHON AAMIINKAN TEMAN


~[[ Jangan abaikan gambar ini !! ]]~
Bagi yang melihat gambar ini, sempatkanlah diri untuk menulis ‘‘AAMIIN’’ di ruangan komen ..

Dengan rendah hati, sekali lagi kami mohon rekan2 Gplus supaya doakan ibu kita semoga ALLAH memanjangkan umurnya, menyehatkan jasmaninya, dan selalu tersenyum hingga akhir hayat

SEMOGA KITA SELALU BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA

"Ya Allah, rahmatilah ibu kami. Kami mohon rahmat Mu dan ampunan Mu untuknya

Ya Allah, anugerahkan lah kepada dia kesehatan yang berkepanjangan karena dia telah mengandung kami dengan susah payah

Minggu, 08 Mei 2011

Berlatih Berpikir Positif

Degagu, think positif
Banyak dari kita semua masih belum bisa untuk mengendalikan sebuah otak, meskipun kita memilikiya, tapi kenyataan kita sulit mengandalikannya bahkan sering kali dia yang mengenadalikan kita sampai sampai kita seprti  robot pada baju yang berupa daging dibungkus kulit saja. Semua apa yang kita kerjakan sesuai dengan apa yang ada dipikiran kita tanpa kita filter dan kita pertimbangkan lagi dengan hati juga perasaan.

Tahukah kalian bagaimana jika yang kita kerjakan itu ternyata banyak kesalahan disana sini, kita baru aadar ternyata hal itu  salah pada akhir cerita pada waktu dimana kita tak lagi bisa memperbaikinya, hanyalah penyesalan yang tanpa bisa berbuat apa pun tuk merubah yang sudah terjadi.

Semua hal pasti ada segi negative dan positifnya, mereka saling melengkapi tapa terpisah. Dimana ada suatu masalah yang kelihatan nya tak ada jalan keluar pasti ada saja celah diantara jurang yang penuh masalah tersebut, hanya saja tidak semua orang bisa melihat celah tersebut. Orang orang tertentu yang sudah banyak pengalaman hidup atau pun  yang sudah sering berlatih dan belajar tentang ilmu berpikir positif mereka lebih banyak bisa melihat celah ini.
 Berpikir positif lah kawan, tenanglah kawan , semua hal pasti  ada segi positifnya, semua hal yang terlihat tidak menyenangkan pasti ada bagian yang menyenangkannya. 

Saya contohkan;
orang yang sedang bepergian dan kehujanan di jalan, dia terpaksa berteduh dan tidak melanjutkan perjalanannya padahal dia harus menghadiri rapat disuatu tepat. Bisa kita berpikir positif mungkin saja kalau dipaksakan tetap berjalan di tengah hujan deras bisa terjadi kecelakaan atau yang lainnya.
Teman kita terkena musibah, motornya di curi oleh pencuri di malam hari ketika rumahnya kosong. Bisa kita berpikir positif saja, masih untung rumahnya gak ikut dicuri kan. Hehehe . . .  coba kalau motor diambil dan rumah dibakar? Lebih parah kan.

Untuk para remaja masalah  ditinggal sang kekasih biasanya, anggap aja dia bukan yang terbaik tuk kita dan allah pasti punya pengganti yang lebih tuk kita gtu.

Yang lain seperti pasangan yang sudah 2 tahun lama menikah tapi belum di kasih keturunan, mungkin saja belum waktunya. Mungkin akan lebih baik kalau punya keturuannya setelah 3 tahun menikah. Dan kita bisa menyiapkan terlebih dahulu tabungan untuk persiapan anak sekolah dan lainnya.

Ada juga orang yang sakit tumor atau kanker, sungguh suatu penyakit yang menakutkan bagi semua orang. Mungkin teman sendiri mengalaminya atau saudara atau orang tua atau siapa saja orang di sekitar kita. Bisa berpikir positif bahwa kita masih di beri kesempatan untuk hidup dan berbuat sesuatu untuk orang orang disekitar kita.

Jadi apapun masalah yang teman teman hadapi sekarang, belajarlah tuk selalu berpikir positif, tetap tersenyum dan penuh semangat. Semoga ALLAH selalu menjaga kita.

Kamis, 05 Mei 2011

Apa yang mereka cari di Dunia Maya (Internet)

Degagu teropong


Sebenarnya apa sih yang dicari oleh pengguna internet atau dunia maya ini. Mengapa mereka rela membeli paket akses internet hanya untuk bisa online dan berinteraksi dengan teman teman mereka yang kadang temannya tersebut tidaklah jauh bahkan jalan kaki juga sampai. Lebih lebih teman saya ada yang dengan tetangganya depan rumah yang hanya di pisahkan oleh jalan raya tapi chatting di internet. Hehehe . . . . ada ada aja.


Ada teman yang saya Tanya kalau ke warnet seringnya ngapain ? katanya ya hanya facebook dan browsing click sana sini gt.ada juga yang jawab buat tugas kampus, ada juga yang cari data untuk kerjaan kantor sebagai bahan presentasi, ada yang katanya cari ide aja, carai inspirasi untuk penyemangat hidup semacam motivasi lah. Ada juga teman yang cari software dan update antivirus, ada juga yang mencari lagu atau mp3 terbaru juga film baru.
Ada yang lebih khusus seperti mencari tentang data tertentu seperti kesehatan kandungan, gigi, jantung, mata, paru paru dan sejenisnya. Biasanya yang mencari tentunya berkaitan dengan hal itu mungkin dia sakit, atau ada saudara yang sakit, atau hanya ingin tahu saja.
Hal Yang lain juga mempengaruhi seperti mahasiswa TI tentu saja lebih banyak browsing tentang TI seputar computer, internet, jaringan, network, software, program, virus, dan sebagainya
Orang bisnis tentu yang uang tau dollar yang menjadi keyword nya pada pencarian di google atau bing atau yahoo.
Kalau saya lebih seringnya mencari tentang blogging dan segala yang berkaitan tentang nya seperti How to Make money with blog, PTC, Afiliate, Advertiser with blog, monetisasi blog, tips trik blog, dan adsense google tentunya.
Iseng iseng coba keyword di google, hasilnya :
Key word “money” ditemukan 1,860,000,000  dengan search engine google
Dan paling top di pegang oleh en.wikipedia.org/wiki/Money
Keyword “blog” ditemukan Sekitar 7,820,000,000(lebih banyak)
Dengan no.1 di pegang oleh www.blogger.com tentunya
Keyword “tips trik” ditemukan Sekitar 8,280,000 (tambah banyak aja)
Dengan no.1 oleh tips-trik.blogspot.com “wah gratis tapi bagus tuh”
Nahh untuk keyword “degagu”  hanya ditemukan Sekitar 6,950(dikit amat)
Dan number 1 ya dah pasti www.degagu.co.cc dong hehehe . . . .

Dengan mengetahui apa yang sebenarnya di cari banyak orang, kita bisa tahu apa yang harus kita berikan . jadi jangan salah  kita jualan es di kutub mana ada yang beli. Hehehe . . . .
Nuh sampai di sini sampai ketemu dipotingan selanjutnya tentang advertiser atau iklan ok.


Minggu, 01 Mei 2011

Pentingnya Waktu



Agar tahu pentingnya waktu setahun,
Tanyakan pada murid yang tidak naik kelas

Agar tahu pentingnya waktu sebulan,
Tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi premature

Agar tahu pentingnya waktu pentingya waktu seminggu
tanyakan pada seditor majalan mingguan

Agar tahu pentingnya waktu pentingnya waktu sejam
Tanyakan pada kekasih yang sedang menunggu kekasihnya
Agar tahu pentingnya waktu semenit
Tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat

Agar tahu pentingnya waktu sedetik
Tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan

Agar tahu pentingnya waktu semilidetik
Tanyakan pada pembalap motor GP

Saya menulis ini karena 3 hal yang semua orang pasti telah tahu tapi banyak tidak mau tahu :
1.  Waktu tidak bisa kembali lagi
2.  Waktu terus berjalan maju
3.  Waktu itu terbatas

Jadi selamat menikmati Quota waktu yang anda miliki dimana anda pun tidak tahu memiliki Quota waktu hidup sampe berapa tahu, jadi gunakan lah dengan penuh ARIF dan BIJAKSANA. OK sampai ketemu di postingan berikutnya.





sms renungan

SEGALA SESUATU DI DUNIA INI DI CIPTAKAN BERPASANGAN SEPERTI ADA BAIK ADA BURUK.
JIKA KAW TAK MAMPU MERUBAH BURUK MENJADI BAIK, MAKA JANGAN MERUBAH YANG BAIK MENJADI BURUK.

Kamis, 21 April 2011

MASIH INGAT KAH KAWAN TENTANG IBU KITA KARTINI ??

Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.
Repro negatif potret Raden Ajeng Kartini (foto 1890-an)

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903
Kartini bersama suaminya, R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat (1903).

Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, R.M. Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

PEMIKIRAN
Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air).
Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pada perkenalan dengan Estelle "Stella" Zeehandelaar, Kartini mengungkap keinginan untuk menjadi seperti kaum muda Eropa. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.
Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah.
Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-cita. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi.
Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini.
Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.
Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku.
Perubahan pemikiran Kartini ini menyiratkan bahwa dia sudah lebih menanggalkan egonya dan menjadi manusia yang mengutamakan transendensi, bahwa ketika Kartini hampir mendapatkan impiannya untuk bersekolah di Betawi, dia lebih memilih berkorban untuk mengikuti prinsip patriarki yang selama ini ditentangnya, yakni menikah dengan Adipati Rembang.

BUKU

Pada 1922, oleh Empat Saudara, Door Duisternis Tot Licht disajikan dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran. Buku ini diterbitkan oleh Balai Pustaka. Armijn Pane, salah seorang sastrawan pelopor Pujangga Baru, tercatat sebagai salah seorang penerjemah surat-surat Kartini ke dalam Habis Gelap Terbitlah Terang. Ia pun juga disebut-sebut sebagai Empat Saudara.
Pada 1938, buku Habis Gelap Terbitlah Terang diterbitkan kembali dalam format yang berbeda dengan buku-buku terjemahan dari Door Duisternis Tot Licht. Buku terjemahan Armijn Pane ini dicetak sebanyak sebelas kali. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Armijn Pane menyajikan surat-surat Kartini dalam format berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Ia membagi kumpulan surat-surat tersebut ke dalam lima bab pembahasan. Pembagian tersebut ia lakukan untuk menunjukkan adanya tahapan atau perubahan sikap dan pemikiran Kartini selama berkorespondensi. Pada buku versi baru tersebut, Armijn Pane juga menciutkan jumlah surat Kartini. Hanya terdapat 87 surat Kartini dalam "Habis Gelap Terbitlah Terang". Penyebab tidak dimuatnya keseluruhan surat yang ada dalam buku acuan Door Duisternis Tot Licht, adalah terdapat kemiripan pada beberapa surat. Alasan lain adalah untuk menjaga jalan cerita agar menjadi seperti roman. Menurut Armijn Pane, surat-surat Kartini dapat dibaca sebagai sebuah roman kehidupan perempuan. Ini pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa surat-surat tersebut ia bagi ke dalam lima bab pembahasan.

"DENGAN ARTIKEL INI  DeGaGu MENGAJAK KEPADA SEMUA PIHAK TUK KEMBALI BERJUANG DEMI BANGSA INDONESIA YANG TERCINTA INI."


DI AMBIL DARI WIKIPEDIA




Rabu, 06 April 2011

Dan ketika ................

pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suamimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suaminya TIDAK LUMPUH seumur hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia.
NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI untuk waktumu selanjutnya !!!

Jumat, 30 Oktober 2009

Kematian

Banyak cara memotivasi diri untuk melejit menjadi luar biasa. Dari pribadi biasa mampu melakukan aktivitas luar biasa, dari pribadi biasa –juga– mampu menghasilkan karya bermakna. Seperti yang pernah saya dengarkan dalam sebuah kaset ‘100 Ways to Motivate Yourself’. Jalannya sangat banyak, Anda bisa memilihnya sendiri mana yang anda suka. Antara satu orang dengan orang lain kadang berbeda. Ada orang yang termotivasi karena mendapatkan hadiah, ada yang termotivasi untuk mendapatkan pujian dan sanjungan, ada takut dimarahi, ada juga yang termotivasi karena banyak teman yang melakukan.

Terserah Anda mau memilih yang mana. Pada prinsipnya, seperti yang disampaikan Tung Desem Waringin dalam Seminar ‘Life Revolution’ seseorang melakukan sesuatu karena dua hal. Ya! Dua hal. Yang pertama untuk mendapatkan kenikmatan dan yang kedua untuk menjauh dari kesengsaraan. Kita juga bisa belajar tentang fitrah manusia ini pada ketetapan yang diberikan Alloh terhadap amal manusia. Alloh membalas surga bagi amal-amal kebaikan dan menukar neraka terhadap amal-amal keburukan. Bahkan Alloh menggambarkan detail-detail keadaan surga dan neraka di dalam Al-Qur’an. Untuk apa? Tentu untuk memotivasi. Seperti yang saya sampaikan diatas fitrah manusia adalah untuk mendekat pada kenikmatan dan menjauh dari kesengsaraan.

Tentang surga dan neraka ini sangat mempengaruhi dan menjadi motivasi bagi sahabat-sahabat Nabi pada saat itu. Tidak heran pembicaraan tentang surga dan neraka adalah sesuatu hal yang biasa pada saat itu. Dikisahkan, seorang sahabat yang pada saat itu sedang makan kurma. Kemudian datanglah Rasulullah dan menanyakan, “Kenapa, Engkau tidak pergi berjihad? –dalam hal ini pengertiannya perang–. “Apa yang akan saya dapatkan, Wahai Rasulullah?”, sahabat ini kembali bertanya. “Engkau akan mendapatkan surga”, tandas Nabi. Seketika itu juga sahabat ini bangkit dan meninggalkan sisa gigitan kurma. Sebelum jauh, Nabi bertanya, “Kenapa engkau tidak menghabiskan kurmamu?” “Terlalu lama menghabiskan sebiji kurma, jika dibandingkan surga sebagai tukarannya”, demikian sahabat ini menjawabnya.

Luar biasa bukan?. Saya ingin menawarkan satu hal yang bisa memotivasi kita semua –semoga–, sesuatu yang menurut saya luar biasa. Anthony Robbins menyebutnya sebagai kuasa tak terbatas dalam bukunya ‘Unlimited Power’. Apa sesuatu itu? Ialah kematian. Tampaknya menyeramkan –jika Anda memang berfikir demikian–. Namun tidak sadarkah kita bahwa kematian itu sungguh nyata adanya, sungguh kita semua akan mengalaminya. Kapan datangnya? Nah itulah rahasianya. Tidak ada satupun makhluk yang mengetahui rahasia ruh –kematian– ini, sekalipun Nabi, kecuali Alloh SWT, Sang pemilik ruh.

Anda pasti banyak cerita tentang orang-orang disekitar Anda yang mendahului. Saya sendiri mempunyai banyak kisah tentang itu. Saat TK, teman sekelas saya meninggal karena tenggelam di empang. Waktu SD ada dua teman saya yang meninggal yang satu karena demam berdarah dan yang satunya tersetrum listrik. Teman yang pernah sebangku dengan saya di SMP juga ada yang meninggal karena sakit. Di SMA, ada teman saya yang meninggal karena kecelakaan. Saat SMA pula saya kehilangan nenek –dari ayah– satu-satunya yang pernah saya lihat –kakek dan nenek dari ibu telah meniggal sebelum saya lahir, begitu juga dengan kakek dari ayah saya–. Di bangku kuliah, teman seorganisasi saya harus meninggal karena penyakit paru-paru. Masih banyak lagi, tidak mungkin cukup saya ceritakan dalam lembar ini. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”, semua akan kembali kepada Alloh, Tuhan pemilik alam dan pemilik manusia.

Saya tidak berharap Anda ngeri mengingatnya, karena mengingat mati sejatinya menambah tenaga kita. Kita akan mendapatkan kakuatan tak terbatas (unlimited power) dengan mengingat mati. Kenapa bisa begitu? Mari kita perhatikan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, "Bekerjalah untuk duniamu, seakan-akan kamu hidup di dunia selama-lamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu, seakan-akan kamu mati esok hari." Tidakkah tersirat bahwa perbandingan waktu yang digambarkan sangat luar biasa. Hidup selamanya adalah hal yang mustahil, hanya Allohlah yang Maha Kekal. Kenapa digambarkan demikian? Agar kita sadar bahwa sebenarnya waktu yang kita miliki di dunia ini sangat singkat, mampir ngombe orang jawa mengatakan.

Dan apa tujuan kita hidup di dunia ini? “Tidak Aku (Alloh) ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu” (QS. Adz-Dzariyat: 56). Itulah satu-satunya tujuan diciptakannya kita, untuk beribadah. Hal ini mengandung arti, apapun aktivitas kita adalah bentuk ibadah kepada Alloh, harusnya.

Dengan kesadaran bahwa hidup itu ibadah, belajar, berusaha dan aktivitas apapun adalah ibadah sebagai orang beriman akan menjadikan motivasi tersendiri untuk mempersembahka yang terbaik. Beribadah –dalam arti luas– dengan cara terbaik. Sayangnya waktu yang kita miliki entah sampai kapan, kita sendiri juga tidak tahu. Tapi, lagi-lagi tentang kesadaran. Dengan kesadaran waktu yang kita miliki hanyalah sementara, “…seolah-olah engkau akan mati esok hari” maka pikiran, usaha, sumber daya (mengutip bahasa Anthony Robbins) akan kita kerahkan penuh.

Kita tidak tahu saat ini, apakah waktu sore untuk kita, apakah malam bagi kita, ataukah malah subuh bagi kita. Semua ini misteri, dan sungguh dalam misteri itu ada pelajaran berharga bagi kita.

Jika kita tidak mau hidup didunia ini hanya untuk memenuhi dunia, hanya ada tanpa memiliki makna, hidup tanpa meninggalkan jejak-jejak kebaikan, tanpa meninggalkan tinggalan-tinggalan bermanfaat, tanpa menghasilkan karya-karya hebat, maka tidak ada waktu untuk berdiam diri, Janganlah kita mati sebelum waktunya. Jadikan kematian kita menjadi saksi bahwa kita telah melakukan hal yang terbaik, menghasilkan karya-karya terbaik.

Jadikan kematian itu untuk memotivasi kita, seperti yang dilakuan oleh Umar bin Abdul Azis. Suatu waktu khalifah Umar bin Abdul Aziz sesampainya di rumah setelah mengurus jenazah Sulaiman bin Abdul Malik, kakeknya, Umar istirahat sambil berbaring di ranjang. Kemudian datang salah seorang anaknya bernama Abdul Malik, dan bertanya: "Wahai Amirul Mukmin, gerangan apakah yang membaringkan Ayah di siang hari bolong ini?" "Ayah letih, Ayah butuh istirahat." Jawab Umar. "Semalam suntuk Ayah menjaga Sulaiman bin Abdul Malik dan itu yang mendorong Ayah istirahat, nanti setelah zuhur Ayah akan mengembalikan hak-hak orang-orang yang tertindas dan teraniaya," lanjut ayahnya. Anaknya kembali bertanya: "Wahai Ayah, siapakah yang menjamin Ayah hidup sampai waktu zuhur? Bagaimana kalau Allah menakdirkan Ayah mati sekarang?" Mendengar ucapan anaknya yang terakhir ini, seketika Umar bangun dan pergi membawa satu karung pikulan gandum lalu mencari orang yang kelaparan dan atau yang perlu dibantu.

Maka jadikan kematian untuk berjuang agar kita ‘menghidup’ untuk selamanya. Dengan apa? Jika gajah mati, ia akan meninggalkan gading, dan jika hari mau mati, ia akan meninggalkan belang, maka kematian kita, kita akan meninggalkan nama. Tentu bukan nama keburukan yang menunjukkan kehinaan kita semasa hidup, tapi nama agung, nama mulia yang akan dikenang sepanjang masa. Menjadi pengantar generasi-generasi setelah kita untuk menjalani hidup dengan pegangan yang kokoh, berjalan pada jalan yang lurus dan menemukan motivasi terbaik untuk melakukan hal terbaik. Bukankah yang demikian adalah sebuah amal mulia, yang tidak akan terputus pahalanya. Yaitu ilmu yang bermanfaat, anak yang sholih-sholihah, dan amal jariyah. Semoga kita merindu untuk mendapatkan salah satu bahkan kesemuanya itu.
di ambil dari semangat.blogsome.com

Senin, 01 Juni 2009

DUNIA ini emg tidak SEMPURNA

DUNIA ini emang tidak SEMPURNA termasuk semua yang ada di dalamnya . . . .
Begitu jg Dia(Pasangan hidupmu)! hanyalah teman mu dalam perjalanan menunggu hari dimana engkau di panggil Allah.swt yang maha kuasa, pencipta alam semesta seisi nya.
Dia tidak bsa setiap saat di jadikan t4 bergantung
Tp kadang dia bsa di jadikan t4 bergantung jg
Dia tidak bisa setiap saat menemanimu
Tp kadang Dia bisa jg menemanimu
Dia tidak bisa setiap saat di jadikan tempat mengeluh
Tp kadang Dia bisa jg di jadikan tempat mengeluh
Dia tidak bisa setiap saat ada untukmu.
Tp kadang Dia jg ada untukmu walaupun sibuk
Dia tidak bisa setiap saat ada untuk bsa membantumu menghadapi masalah2 mu.
Tp kadang Dia jg ada untuk membantumu menyelesaikan maslah2 mu, meskipun dia jg punya banyak msalah.
Dia tidak bisa setiap saat mau mengorbankan impian2 nya demi untuk mewujudkan impianmu
Tp kadang Dia menghapus impian2 dan cita2 indahnya yg tlah dia usahakan dari kecil demi untuk mewujudkan impian2 kmu.
Dia tidak bisa setiap saat menuruti apa katamu
Tp kadang Dia jg menuruti apa kata2mu, meskipun dia tidak suka
Dia tidak bisa setiap saat melakukan apa yang kau inginkan
Tp kadang Dia jg melakukan apa yang kau inginkan, walaupun tidak sesuai kata hatinya
Dia tidak bisa setiap saat membalas sms mu dan telp kmu
Tp kadang Dia jg telp kmu ber jam jam sampe pulsa hp nya habis
Dia tidak bisa setiap saat kepikiran untuk sms atau telp kmu
Tp kadang Dia jg menyempatkan sms atau telp kmu meskipun dia sangat sibuk
Dia tidak bisa setiap hari membangunkan mu dri tidurmu dgn sms yang isinya romantis atau telp
Tp kadang Dia jg membangunkan mu dari tidurmu dgn sms yang isinya romantis atau telp
Dia tidak bisa setiap hari memberimu ucapan “met bo2k cayank “
sblum kmu terlelap dalam mimpi2 indahmu.
Tp kadang Dia jg berdoa sblum tidur memohon kepada NYA agar kmu di beri khan yg terbaik di dunia ini.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti apa yg kmu inginkan
Tp kadang Dia jg rela melakukan semua yg kmu inginkan walau kadang
tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti dengan keadaamu.
Tp kadang Dia jg banyak menngorbankan dirinya demi kmu.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti apa yang kau rasakan
Tp kadang Dia jg mengerti apa yang kau rasakan
Dia tidak bisa setiap saat mengerti sulitnya berbagai masalah yg kmu hadapi
Tp Dia selalu berusaha untuk mendukung dan membantu mu menyelesaikan berbagai masalah yg kamu hadapi, meskipun masalah nya sendiri masih menumpuk.
Dia tidak bisa setiap saat terlihat manis sehingga kamu bsa sedikit melupakan beratnya berbagai masalah yang ada di t4 kerja mu.
Tp kadang Dia selalu berusaha terlihat manis agar kmu bsa sedikit melupakan beratnya berbagai masalah yang ada di t4 kerja mu, meskipun dia sendiri punya masalah di t4 kerjanya .
Dia tidak bisa setiap saat tersenyum untukmu, agar bsa menghapus rasa lelah dari kerja seharian
Tp Dia selalu berusaha untuk tersenyum manis di hadapanmu, agar bsa menghapus rasa lelah mu, meskipun dia jg lelah dan capek dengan kegiatan sehari harinya.
Dia berbeda dgn drimu
Tp dia selalu berusaha mengerti dirimu
Dia bukan lah dirimu
Tp dia selalu berusaha mengenal mu
Dia tidak bsa menjadi dirimu
Tp dia selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mu
TAPI TETAP SAJA . . . .
Dia manusia biasa
Dia memiliki banyak kekurangan
Dia tidaklah sempurna
APA KAMU MASIH INGIN BERSAMANYA . . . . . . . . . .???

Senin, 20 April 2009

Indahnya Sebuah keluarga


Sebuah keluarga saatlah berarti dan saatlah indah bila kita dapat lebih memahaminya. Dalam keluarga suami sebagai pemimpin haruslah bisa membimbing, menuntun, mengarahkan, dan memberi contoh kepada anggota keluarga yaitu istri dan anak – anak tentunya, bisa juga ditambah kakek nenek dan lain nya bila ada.

Disini yang dimaksud lebih memahami yaitu, memahami bagaimana kita seharusnya bersikap dan hidup dalam lingkungan dan status sebagai pemimpin keluarga, sebagai suami, juga sebagai ayah bagi anak – anak kita serta timbal baliknya terhadap lingkungan luar yaitu tetangga sekitar kita tentunya. Sebagai pemimpin keluarga kita harus bersikap wibawa, tegas, bisa di contoh tetapi tetap santai serta humoris. Sebagai suami kita harus bisa membimbing sebagai penunjuk jalan, sebagai pelindung, menjadi tempat berteduh, tempat saling tukar pikiran dan menghilangkan beban pikiran saat istri kita kerja, bisa memberi kasih sayang juga perhatian dengan penuh cinta, seperti ucapan selamat saat ultah istri kita atau saat jadian pacaran dulu bisa juga saat hari nikah gt. Sebagai ayah bagi anak - anak kita harus bisa member contoh yang baik dan member modal agar mereka bisa hidup mandiri dikemudian hari, dan kita juga harus member perhatian seperti memberi ucapan selamat dan hadiah saat mereka naik kelas atau dapat nilai bagus dalam ujian.

Perhatikanlah hal – hal kecil seperti memuji masakan istri walaupun kurang enak rasanya atau malahan pahit. Hehehe . . . . emang jamu pahit rasanya ya.

Tambahan lagi sangat cukup penting yaitu saling percaya seperti jangan menanyakan uang yang telah kita percayakan kepada istri kita untuk dikelolanya dan berilah istri kita kebebasan dalam bergaul dan bekerja jangan terlalu protectif gt. Emm . .. . itu saja dulu kapan kapan saya sambung lagi dan semoga bermanfaat.

Minggu, 12 April 2009

Ujian dan di sayang TUHAN

apakah anda saat ini sedang mengalami masalah yang anda rasa berat dan tidak ada pemecahannya ?
jika jawaban anda ya, saya ucapkan selamat, itu berarti anda di sayang oleh TUHAN.
tapi pasti banyak yang menjawab iya !!!
tapi saya juga tahu ada yang menjawab dengan tidak bgtu khan.
kali ini saya ingin mengajak teman teman untuk lebih berpikir positif dan lebih tenang dalam menghadapi berbagai masalah yang kita hadapi, baik itu masalah keuangan, cinta, keluarga, musibah, dan lain lain nya.
mari kita lihat lebih mendalam apa inti dari masalah kita ini dan gunakan akal sehat serta hati yang tenang jangan pake emosi ok.
jika anda melakukannya dengan benar maka akan kita lihat bahwa masalah yang kita hadapi tersebut tidak lah sebesar, seluas, seberat yang sebelumnya kita rasa dan pikirkan.
masalah itu menjadi terasa sulit karena kita sendiri yang merasa kecil sehingga masalah nya terlihat menjadi besar ok.
coba saja kita lihat masih banyak orang yang lebih besar cobaanya dari pada kita tapi masih bisa menjalani hidup ini dengan penuh semangat dan senyuman.
ayo kita bangkit lagi dengan senyuman, semangat, dan pantang menyerah serta doa
kepada -NYA.

Jumat, 12 Desember 2008

ikan sapu sapu

Sudah satu minggu ini ikan sapu-sapuku mati. Sejak saat dia meninggalkan akuariumku, baru tiga hari saja tidak dibersihkan, lumut pasti akan bermunuculan di akuarium kesayanganku. Aku tidak ada waktu untuk membersihkan lumut-lumut itu dan juga tidak ada waktu untuk membeli ikan sapu-sapu yang baru.
Suatu hari kudapati lumut sudah memenuhi kaca bagian dalam akuariumku. Aku berpikir, ini tidak bisa dibiarkan. Keindahan ikan-ikan kokiku akan tersembunyi jika lumut-lumut itu kurelakan tumbuh dengan sehatnya menemani mereka. Ikan-ikan sapu-sapu, bisa menjadi solusi untuk membantuku membersihkan lumut- lumut itu. Sapu-sapu adalah ikan yang makanan utamanya adalah lumut dalam akuarium atau kolam ikan.
Di sela-sela sempitnya waktuku, sepulang kerja, kuluangkan waktu untuk mampir ke toko ikan dekat rumahku. Aku berkeliling mencari ikan hitam yang tidak menarik dan berkulit kasar itu. Akhirnya kutemukan satu ikan sapu-sapu yang tidak begitu suram kulitnya, walaupun tetap tidak indah dipandang mata dan tetap saja kulitnya akan kasar.
"Berapa Pak, harganya?" tanyaku pada si penjual ikan itu. "Tujuh ratus lima puluh rupiah, Mas," jawab si penjual itu. Segera kusodorkan uang dan setelah itu langsung kutapakkan kakiku menuju rumah. Ikan sapu-sapu itu lalu aku cemplungkan ke dalam akuarium. Dengan sigap dan bagai habis lepas dari kurungan ikan itu langsung meliuk-liuk. Dan ... betapa senangnya dia menemukan sebuah sisi kaca yang penuh dengan lumut. Ikan itu langsung menempel di kaca penuh lumut tersebut. Tidak peduli dengan ikan-ikan kokiku yang seakan sedang mengerumuni ikan sapu-sapu itu untuk berkenalan. Lagi-lagi karena tidak ada waktu, ikan itu memang hanya kucemplungkan dulu tanpa kubersihkan akuariumnya. Pikirku weekend nanti pasti aku ada waktu.
Keesokan harinya, saat akan berangkat ke kantor, kusempatkan menyapa ikan-ikan kokiku. Wow, pagi ini mereka tampak begitu indah .... Tapi bukankah memang ikan kokiku itu warnanya indah. Ehhh .... tapi kok lain ya? Warnanya bukan saja indah, tapi begitu bersinar. Terus kuamati ikan-ikan kokiku dengan sirip mereka yang panjang bagaikan kain sutera yang berkibar-kibar seolah ditiup angin. Terus kuperhatikan mereka karena terlalu indah bagiku untuk kutinggalkan. Saat pandanganku tertuju di pojok akuariumku, ada seekor ikan hitam yang tidak bersinar sama sekali. Dia seolah sedang menepi dalam dunianya sendiri dan takut untuk bergabung dengan koki-koki indah itu.
Aku tersadar .... Ya, ikan-ikan kokiku terlihat begitu indah dan bersinar bukan karena ikan-ikan itu yang berubah, tetapi keadaan di sekitar merekalah yang berubah. Lumut-lumut yang membuat kaca akuariumku buram sudah lenyap! Ya, lenyap! Kaca akuariumku kembali bening sehingga ikan-ikan indahku terlihat semakin indah. Ikan yang tidak menarik yang kubeli kemarin dengan harga murah itu telah melahap habis lumur-lumut itu. Memang untuk itulah ikan itu kubeli, tetapi aku tidak tahu akan mendapat ketakjuban yang luar biasa seperti ini.
Kupandangi kembali ikan hitam yang sedang menyendiri itu. Dia yang tidak menarik itu telah membuat sesuatu yang indah untukku pagi ini. Ikan sapu-sapu sangatlah tidak menarik. Dia tidak punya kelebihan fisik yang dapat dibanggakan. Harganya pun sangat murah. Tetapi, TUHAN memberikan kelebihan luar biasa pada dia. Dia dapat membersihkan permukaan kaca yang begitu kotor menjadi bening kembali. Itulah yang membuat ikan sapu-sapu begitu dicari-cari oleh siapa saja yang ingin akuarium atau kolam ikannya terbebas dari lumut. Aku ingat diriku. Begitu banyak protesku pada TUHAN karena merasa aku tidak memiliki kelebihan dari segala sisi. TUHAN memakai ikan kecil itu untuk menyadarkan aku,
"KU-ciptakan dirimu bukan untuk hal yang tidak berguna. Kau ada di dunia ini karena kau berarti bagi-KU, untuk melakukan hal-hal besar bagi-KU!" Aku masih terpaku di depan akuariumku. Aku masih menatap ikan kecil yang tidak menarik itu. Aku seperti menatap diriku. Hari ini TUHAN memberikan aku pelajaran indah dari seekor ikan. Hari ini, TUHAN tidak ingin aku semakin tenggelam dalam pencarian arti hidupku di dunia ini.
Aku berarti bagi-NYA, aku berharga bagi-NYA. Dalam pandangan mata aku memang tidak semenarik, tidak sepintar mereka yang ada di sekelilingku, tetapi ada hal istimewa yang TUHAN berikan padaku, dan aku yakin itu akan jadi berkat bagi banyak orang, karena TUHAN yang menganugerahkannya.
Aku beranjak dari depan akuariumku. Jam di tanganku sudah menunjukkan waktu untuk segera berangkat ke kantor. Semangatku menapaki hari-hari ke depan kembali menyala. Kuucapkan syukur untuk semua pelajaran indah ini.
Terima kasih TUHAN! Terima kasih ikan sapu-sapuku!
Dikutip dari salah satu milis.

BACA INI JUGA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...