Foto tasya

Galery

degagu.blogspot.com kita

This is advertising for post 1

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

I drink orange juice in Sunday morning.

For me, Sundays have always been a day of traditions. My traditions include sleeping in, the Sunday paper, and fresh squeezed juice.

This is advertising for post 2

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

SEO(Search Engine Optimization)

5 hal penting pada SEO(Search Engine Optimization) SEO or Search Engine Optimization is the practice of making your website attractive to search engines such as Google, Bing, Yahoo, AOL, etc.

This is advertising for post 3

Degagu Advertiser, email me Degagu@ymail.com

Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2014

SEMOGA KITA SELALU BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA




MOHON AAMIINKAN TEMAN


~[[ Jangan abaikan gambar ini !! ]]~
Bagi yang melihat gambar ini, sempatkanlah diri untuk menulis ‘‘AAMIIN’’ di ruangan komen ..

Dengan rendah hati, sekali lagi kami mohon rekan2 Gplus supaya doakan ibu kita semoga ALLAH memanjangkan umurnya, menyehatkan jasmaninya, dan selalu tersenyum hingga akhir hayat

SEMOGA KITA SELALU BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA

"Ya Allah, rahmatilah ibu kami. Kami mohon rahmat Mu dan ampunan Mu untuknya

Ya Allah, anugerahkan lah kepada dia kesehatan yang berkepanjangan karena dia telah mengandung kami dengan susah payah

Minggu, 08 Mei 2011

Berlatih Berpikir Positif

Degagu, think positif
Banyak dari kita semua masih belum bisa untuk mengendalikan sebuah otak, meskipun kita memilikiya, tapi kenyataan kita sulit mengandalikannya bahkan sering kali dia yang mengenadalikan kita sampai sampai kita seprti  robot pada baju yang berupa daging dibungkus kulit saja. Semua apa yang kita kerjakan sesuai dengan apa yang ada dipikiran kita tanpa kita filter dan kita pertimbangkan lagi dengan hati juga perasaan.

Tahukah kalian bagaimana jika yang kita kerjakan itu ternyata banyak kesalahan disana sini, kita baru aadar ternyata hal itu  salah pada akhir cerita pada waktu dimana kita tak lagi bisa memperbaikinya, hanyalah penyesalan yang tanpa bisa berbuat apa pun tuk merubah yang sudah terjadi.

Semua hal pasti ada segi negative dan positifnya, mereka saling melengkapi tapa terpisah. Dimana ada suatu masalah yang kelihatan nya tak ada jalan keluar pasti ada saja celah diantara jurang yang penuh masalah tersebut, hanya saja tidak semua orang bisa melihat celah tersebut. Orang orang tertentu yang sudah banyak pengalaman hidup atau pun  yang sudah sering berlatih dan belajar tentang ilmu berpikir positif mereka lebih banyak bisa melihat celah ini.
 Berpikir positif lah kawan, tenanglah kawan , semua hal pasti  ada segi positifnya, semua hal yang terlihat tidak menyenangkan pasti ada bagian yang menyenangkannya. 

Saya contohkan;
orang yang sedang bepergian dan kehujanan di jalan, dia terpaksa berteduh dan tidak melanjutkan perjalanannya padahal dia harus menghadiri rapat disuatu tepat. Bisa kita berpikir positif mungkin saja kalau dipaksakan tetap berjalan di tengah hujan deras bisa terjadi kecelakaan atau yang lainnya.
Teman kita terkena musibah, motornya di curi oleh pencuri di malam hari ketika rumahnya kosong. Bisa kita berpikir positif saja, masih untung rumahnya gak ikut dicuri kan. Hehehe . . .  coba kalau motor diambil dan rumah dibakar? Lebih parah kan.

Untuk para remaja masalah  ditinggal sang kekasih biasanya, anggap aja dia bukan yang terbaik tuk kita dan allah pasti punya pengganti yang lebih tuk kita gtu.

Yang lain seperti pasangan yang sudah 2 tahun lama menikah tapi belum di kasih keturunan, mungkin saja belum waktunya. Mungkin akan lebih baik kalau punya keturuannya setelah 3 tahun menikah. Dan kita bisa menyiapkan terlebih dahulu tabungan untuk persiapan anak sekolah dan lainnya.

Ada juga orang yang sakit tumor atau kanker, sungguh suatu penyakit yang menakutkan bagi semua orang. Mungkin teman sendiri mengalaminya atau saudara atau orang tua atau siapa saja orang di sekitar kita. Bisa berpikir positif bahwa kita masih di beri kesempatan untuk hidup dan berbuat sesuatu untuk orang orang disekitar kita.

Jadi apapun masalah yang teman teman hadapi sekarang, belajarlah tuk selalu berpikir positif, tetap tersenyum dan penuh semangat. Semoga ALLAH selalu menjaga kita.

Minggu, 01 Mei 2011

Pentingnya Waktu



Agar tahu pentingnya waktu setahun,
Tanyakan pada murid yang tidak naik kelas

Agar tahu pentingnya waktu sebulan,
Tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi premature

Agar tahu pentingnya waktu pentingya waktu seminggu
tanyakan pada seditor majalan mingguan

Agar tahu pentingnya waktu pentingnya waktu sejam
Tanyakan pada kekasih yang sedang menunggu kekasihnya
Agar tahu pentingnya waktu semenit
Tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat

Agar tahu pentingnya waktu sedetik
Tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan

Agar tahu pentingnya waktu semilidetik
Tanyakan pada pembalap motor GP

Saya menulis ini karena 3 hal yang semua orang pasti telah tahu tapi banyak tidak mau tahu :
1.  Waktu tidak bisa kembali lagi
2.  Waktu terus berjalan maju
3.  Waktu itu terbatas

Jadi selamat menikmati Quota waktu yang anda miliki dimana anda pun tidak tahu memiliki Quota waktu hidup sampe berapa tahu, jadi gunakan lah dengan penuh ARIF dan BIJAKSANA. OK sampai ketemu di postingan berikutnya.





sms renungan

SEGALA SESUATU DI DUNIA INI DI CIPTAKAN BERPASANGAN SEPERTI ADA BAIK ADA BURUK.
JIKA KAW TAK MAMPU MERUBAH BURUK MENJADI BAIK, MAKA JANGAN MERUBAH YANG BAIK MENJADI BURUK.

Minggu, 24 April 2011

Pena telah diangkat dan catatan-catatan telah mengering

Aku masih  ingat betul diskusi dengan teman teman kemarin yang intinya tentang hanya bergantung pada ALLAH.
Dari Abul Abbas Abdulloh bin Abbas rodhiallohu 'anhuma beliau berkata: Suatu hari aku berada di belakang Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda , "Nak, aku akan ajarkan kepadamu beberapa patah kata: Jagalah Alloh, Niscaya Dia akan senantiasa menjagamu. Bila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Alloh, dan bila engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Alloh. Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Alloh bagimu, dan jika semua umat manusia bersatu padu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Alloh bagimu. Pena telah diangkat dan catatan-catatan telah mengering." (HR Tirmidzi)


Dalam riwayat selain Tirmidzi : "Jagalah Alloh, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Alloh di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan."

Sabtu, 02 April 2011

Bocah 7 Tahun Bertubuh Seperti Kurcaci

Saat dilahirkan, Kenadie beratnya hanya 1,1 kilogram dengan tinggi badan 28 sentimeter.




VIVAnews -Tingginya 84 sentimeter. Berat badan 7,7 kilogram. Kira-kira setara dengan anak berusia 18 bulan.  Padahal Kenadie Jourdin- Bromley sudah berusia 7 tahun. Anak seusia dia sudah masuk sekolah dasar.
Bentuk dan ukuran tubuh Kenadie memang tergolong langka. Para dokter ahli yang meneliti menegaskan bahwa bocah ini mengalami kelainan yang disebut dwarfisme primordial. Tubuhnya mirip kurcaci. "Ini benar-benar dunia yang besar baginya," kata Brianne Jourdin, ibu dari Kenadie di acara “Good Morning America,” dikutip dari ABC News.

Meski ada kemungkinan badan si bocah berkembang, para dokter memperkirakan bahwa tinggi bocah ini tidak pernah bisa mencapai ukuran normal. Dan kesehatannya akan selalu terancam. Sebab, tulang primordial dwarf-nya sangat tipis. Kondisi ini akan membuatnya rentan terhadap penyakit berbahaya, seperti scoliosis dan jantung.

Ancaman terbesar bagi kesehatan Kenadie yang harus diawasi seumur hidupnya ialah risiko aneurysm, tonjolan di pembuluh darah yang tiba-tiba bisa meledak dan menyebabkan kematian.

Saat dilahirkan, Kenadie beratnya hanya 1,1 kilogram dengan tinggi badan 28 sentimeter. "Saya hanya ingin mendengar ia menangis. Jika ia menangis itu bisa menjadi tanda bahwa dia masih hidup. Tapi saat itu kami hanya mendengar suara meong, seperti suara kucing kecil,” kata Jourdin.

Kepalanya bahkan sangat kecil dan dia kehilangan sebagian dari otaknya. "Mereka (dokter) mengatakan kepada kami bahwa dengan otak itu, tidak akan bisa berfungsi. Dia tidak pernah pergi berjalan, tidak pernah akan berbicara," kata Jourdin.

Kenadie begitu kecil dan perawat memanggilnya "Thumbelina." Meski demikian ibu Kenadie terus berjuang agar putrinya memiliki kehidupan yang normal.

Meski tubuhnya kecil, Kenadie tetap sibuk dengan segala macam aktivitas layaknya anak normal seusianya, seperti menghadiri kelas dansa dan pergi ke sekolah.

"Saya berpikir bahwa anak-anak lain di kelasnya, mereka telah sampai pada titik di mana mereka hanya melihat dirinya sebagai salah satu dari anak-anak," kata Jourdin.

Dia mungkin saja kerdil, tapi Kenadie memiliki emosi raksasa dan bisa saja mengalami mood swings. Semula, Brianne Jourdin takut Kenadie bisa mengalami pubertas dini, tetapi kemudian dokter mengatakan tidak menemukan bukti itu.

"Harapan saya untuk masa depan Kenadie, aku ingin dia bahagia," kata Jourdin. "Aku ingin dia tersenyum dan menjadi sukses."

from "kosmo.vivanews.com "

Jumat, 30 Oktober 2009

Kematian

Banyak cara memotivasi diri untuk melejit menjadi luar biasa. Dari pribadi biasa mampu melakukan aktivitas luar biasa, dari pribadi biasa –juga– mampu menghasilkan karya bermakna. Seperti yang pernah saya dengarkan dalam sebuah kaset ‘100 Ways to Motivate Yourself’. Jalannya sangat banyak, Anda bisa memilihnya sendiri mana yang anda suka. Antara satu orang dengan orang lain kadang berbeda. Ada orang yang termotivasi karena mendapatkan hadiah, ada yang termotivasi untuk mendapatkan pujian dan sanjungan, ada takut dimarahi, ada juga yang termotivasi karena banyak teman yang melakukan.

Terserah Anda mau memilih yang mana. Pada prinsipnya, seperti yang disampaikan Tung Desem Waringin dalam Seminar ‘Life Revolution’ seseorang melakukan sesuatu karena dua hal. Ya! Dua hal. Yang pertama untuk mendapatkan kenikmatan dan yang kedua untuk menjauh dari kesengsaraan. Kita juga bisa belajar tentang fitrah manusia ini pada ketetapan yang diberikan Alloh terhadap amal manusia. Alloh membalas surga bagi amal-amal kebaikan dan menukar neraka terhadap amal-amal keburukan. Bahkan Alloh menggambarkan detail-detail keadaan surga dan neraka di dalam Al-Qur’an. Untuk apa? Tentu untuk memotivasi. Seperti yang saya sampaikan diatas fitrah manusia adalah untuk mendekat pada kenikmatan dan menjauh dari kesengsaraan.

Tentang surga dan neraka ini sangat mempengaruhi dan menjadi motivasi bagi sahabat-sahabat Nabi pada saat itu. Tidak heran pembicaraan tentang surga dan neraka adalah sesuatu hal yang biasa pada saat itu. Dikisahkan, seorang sahabat yang pada saat itu sedang makan kurma. Kemudian datanglah Rasulullah dan menanyakan, “Kenapa, Engkau tidak pergi berjihad? –dalam hal ini pengertiannya perang–. “Apa yang akan saya dapatkan, Wahai Rasulullah?”, sahabat ini kembali bertanya. “Engkau akan mendapatkan surga”, tandas Nabi. Seketika itu juga sahabat ini bangkit dan meninggalkan sisa gigitan kurma. Sebelum jauh, Nabi bertanya, “Kenapa engkau tidak menghabiskan kurmamu?” “Terlalu lama menghabiskan sebiji kurma, jika dibandingkan surga sebagai tukarannya”, demikian sahabat ini menjawabnya.

Luar biasa bukan?. Saya ingin menawarkan satu hal yang bisa memotivasi kita semua –semoga–, sesuatu yang menurut saya luar biasa. Anthony Robbins menyebutnya sebagai kuasa tak terbatas dalam bukunya ‘Unlimited Power’. Apa sesuatu itu? Ialah kematian. Tampaknya menyeramkan –jika Anda memang berfikir demikian–. Namun tidak sadarkah kita bahwa kematian itu sungguh nyata adanya, sungguh kita semua akan mengalaminya. Kapan datangnya? Nah itulah rahasianya. Tidak ada satupun makhluk yang mengetahui rahasia ruh –kematian– ini, sekalipun Nabi, kecuali Alloh SWT, Sang pemilik ruh.

Anda pasti banyak cerita tentang orang-orang disekitar Anda yang mendahului. Saya sendiri mempunyai banyak kisah tentang itu. Saat TK, teman sekelas saya meninggal karena tenggelam di empang. Waktu SD ada dua teman saya yang meninggal yang satu karena demam berdarah dan yang satunya tersetrum listrik. Teman yang pernah sebangku dengan saya di SMP juga ada yang meninggal karena sakit. Di SMA, ada teman saya yang meninggal karena kecelakaan. Saat SMA pula saya kehilangan nenek –dari ayah– satu-satunya yang pernah saya lihat –kakek dan nenek dari ibu telah meniggal sebelum saya lahir, begitu juga dengan kakek dari ayah saya–. Di bangku kuliah, teman seorganisasi saya harus meninggal karena penyakit paru-paru. Masih banyak lagi, tidak mungkin cukup saya ceritakan dalam lembar ini. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”, semua akan kembali kepada Alloh, Tuhan pemilik alam dan pemilik manusia.

Saya tidak berharap Anda ngeri mengingatnya, karena mengingat mati sejatinya menambah tenaga kita. Kita akan mendapatkan kakuatan tak terbatas (unlimited power) dengan mengingat mati. Kenapa bisa begitu? Mari kita perhatikan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, "Bekerjalah untuk duniamu, seakan-akan kamu hidup di dunia selama-lamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu, seakan-akan kamu mati esok hari." Tidakkah tersirat bahwa perbandingan waktu yang digambarkan sangat luar biasa. Hidup selamanya adalah hal yang mustahil, hanya Allohlah yang Maha Kekal. Kenapa digambarkan demikian? Agar kita sadar bahwa sebenarnya waktu yang kita miliki di dunia ini sangat singkat, mampir ngombe orang jawa mengatakan.

Dan apa tujuan kita hidup di dunia ini? “Tidak Aku (Alloh) ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu” (QS. Adz-Dzariyat: 56). Itulah satu-satunya tujuan diciptakannya kita, untuk beribadah. Hal ini mengandung arti, apapun aktivitas kita adalah bentuk ibadah kepada Alloh, harusnya.

Dengan kesadaran bahwa hidup itu ibadah, belajar, berusaha dan aktivitas apapun adalah ibadah sebagai orang beriman akan menjadikan motivasi tersendiri untuk mempersembahka yang terbaik. Beribadah –dalam arti luas– dengan cara terbaik. Sayangnya waktu yang kita miliki entah sampai kapan, kita sendiri juga tidak tahu. Tapi, lagi-lagi tentang kesadaran. Dengan kesadaran waktu yang kita miliki hanyalah sementara, “…seolah-olah engkau akan mati esok hari” maka pikiran, usaha, sumber daya (mengutip bahasa Anthony Robbins) akan kita kerahkan penuh.

Kita tidak tahu saat ini, apakah waktu sore untuk kita, apakah malam bagi kita, ataukah malah subuh bagi kita. Semua ini misteri, dan sungguh dalam misteri itu ada pelajaran berharga bagi kita.

Jika kita tidak mau hidup didunia ini hanya untuk memenuhi dunia, hanya ada tanpa memiliki makna, hidup tanpa meninggalkan jejak-jejak kebaikan, tanpa meninggalkan tinggalan-tinggalan bermanfaat, tanpa menghasilkan karya-karya hebat, maka tidak ada waktu untuk berdiam diri, Janganlah kita mati sebelum waktunya. Jadikan kematian kita menjadi saksi bahwa kita telah melakukan hal yang terbaik, menghasilkan karya-karya terbaik.

Jadikan kematian itu untuk memotivasi kita, seperti yang dilakuan oleh Umar bin Abdul Azis. Suatu waktu khalifah Umar bin Abdul Aziz sesampainya di rumah setelah mengurus jenazah Sulaiman bin Abdul Malik, kakeknya, Umar istirahat sambil berbaring di ranjang. Kemudian datang salah seorang anaknya bernama Abdul Malik, dan bertanya: "Wahai Amirul Mukmin, gerangan apakah yang membaringkan Ayah di siang hari bolong ini?" "Ayah letih, Ayah butuh istirahat." Jawab Umar. "Semalam suntuk Ayah menjaga Sulaiman bin Abdul Malik dan itu yang mendorong Ayah istirahat, nanti setelah zuhur Ayah akan mengembalikan hak-hak orang-orang yang tertindas dan teraniaya," lanjut ayahnya. Anaknya kembali bertanya: "Wahai Ayah, siapakah yang menjamin Ayah hidup sampai waktu zuhur? Bagaimana kalau Allah menakdirkan Ayah mati sekarang?" Mendengar ucapan anaknya yang terakhir ini, seketika Umar bangun dan pergi membawa satu karung pikulan gandum lalu mencari orang yang kelaparan dan atau yang perlu dibantu.

Maka jadikan kematian untuk berjuang agar kita ‘menghidup’ untuk selamanya. Dengan apa? Jika gajah mati, ia akan meninggalkan gading, dan jika hari mau mati, ia akan meninggalkan belang, maka kematian kita, kita akan meninggalkan nama. Tentu bukan nama keburukan yang menunjukkan kehinaan kita semasa hidup, tapi nama agung, nama mulia yang akan dikenang sepanjang masa. Menjadi pengantar generasi-generasi setelah kita untuk menjalani hidup dengan pegangan yang kokoh, berjalan pada jalan yang lurus dan menemukan motivasi terbaik untuk melakukan hal terbaik. Bukankah yang demikian adalah sebuah amal mulia, yang tidak akan terputus pahalanya. Yaitu ilmu yang bermanfaat, anak yang sholih-sholihah, dan amal jariyah. Semoga kita merindu untuk mendapatkan salah satu bahkan kesemuanya itu.
di ambil dari semangat.blogsome.com

Kamis, 20 Agustus 2009

PNS(Penguasaha N Sukses)



ini adalah tulisan yang mungkin sudah banyak orang tahu, tapi karena bagus jd saya pasang sini dengan tujuan orang2 indonesia bisa termotivasi untuk menjadi PNS(Penguasaha N Sukses)

Tulisan yang sangat bagus sekali, saya cukup memahami karena mengalami
juga kondisi seperti itu. Saat saya mencari nafkah untuk keluarga ada
perasaan keluarga terlantar terutama anak2 saat ingin bermain. Tapi saya
berpikir ini masih saatnya saya untuk memantapkan kondisi keuangan, saat
sudah stabil barulah saya bisa dengan penuh waktu bermain dengan mereka.

Artinya saya sangat menginginkan kondisi orang kaya yang kedua, punya
banyak waktu dan uanglah yang bekerja untuk kita. Tapi menuju no.2 itu
sangatlah sulit dan banyak sekali faktor yang mempengaruhinya. Umumnya
orang2 yg sudah kaya duluan sebelum dia bekerja seperti bisnis keluarga
yang sukses, ataupun pasif income lainnya. Di Indonesia kebanyakan
adalah no.1 karena inilah fakta yang paling masuk akal, gak kerja ya gak
dapat uang. Sialnya tingkat pendidikan di Indonesia levelnya sangat
rendah. Umumnya yg pengangguran saja adalah level yang sudah pernah
mengenyam pendidikan apalagi yg belum pernah sekolah.

Terima kasih atas tulisannya yang sangat menarik.

--
R Wahyudi
http://www.yudhitech.com

Gary w. perdana wrote:
> Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta
> terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.
>
> Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di
> kelasdua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup
> lama. Kok, belum tidur? sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya,
> Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia
> akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah
> menuju ruang keluarga, Imron menjawab, Aku nunggu Ayah pulang. Sebab
> aku mau tanya berapa sih gaji yah? Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah?
> Mau minta uang lagi, ya? Ah, enggak. Pengen tahu aja. Oke. Kamu boleh
> hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar
> Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja.
> Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo? Imron berlari
> mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya
> melepas sepatu dan menyalakan televisi.
>
> Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron
> berlari mengikutinya. Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk
> 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong, katanya. Wah,
> pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok, perintah Rudi. Tetapi
> Imron tak beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian,
> Imron kembali bertanya, Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?
> Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam
> begini? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah. Tapi, Ayah...
> Kesabaran Rudi habis. Ayah bilang tidur! hardiknya mengejutkan Imron.
> Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
>
> Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron
> di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron
> didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,-
> di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu,
> Rudi berkata, Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron. Buat apa sih
> minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok' kan
> bisa. Jangankan Rp 5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih. Ayah, aku
> nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah
> menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini. Iya,iya, tapi buat
> apa? tanya Rudi lembut. Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak
> Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau
> waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku
> buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam
> Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit
> tabunganku kurang Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Ayah, kata
> Imron polos. Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah
> kecil itu erat-erat.
>
> * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
> Saya tidak tahu apakah kisah di atas fiktif atau kisah nyata. Tapi
> saya tahu kebanyakan anak-anak orang kantoran maupun wirausahawan
> saat ini memang merindukan saat-saat bercengkerama dengan orang tua
> mereka. Saat dimana mereka tidak merasa disingkirkan dan diserahkan
> kepada suster, pembantu atau sopir. Mereka tidak butuh uang yang
> lebih banyak. Mereka ingin lebih dari itu. Mereka ingin merasakan
> sentuhan kasih-sayang Ayah dan Ibunya. Apakah hal ini berlebihan?
>
> Sebagian besar wanita karier yang nampaknya menikmati emansipasi-nya,
> diam-diam menangis dalam hati ketika anak-anak mereka lebih dekat
> dengan suster, supir, dan pembantu daripada ibu kandung mereka
> sendiri. Seorang wanita muda yang menduduki posisi asisten manajer
> sebuah bank swasta, menangis pilu ketika menceritakan bagaimana
> anaknya yang sakit demam tinggi tak mau dipeluk ibunya, tetapi
> berteriak-teriak memanggil nama pembantu mereka yang sedang mudik
> lebaran.
>
> Kesimpulan dari cerita tadi Ada dua golongan orang kaya :
> 1. Orang yg semakin kaya, semakin tidak punya waktu (buat keluarga,
> dirinya sendiri) Prinsip golongan orang no. 1 ini adalah ===> ORANG
> bekerja untuk UANG.
> 2. Orang yg semakin kaya, semakin punya waktu dan menikmati kekayaan
> bersama keluarganya.
>
> Prinsip golongan orang no. 2 ini ===> ASSET/UANG/SISTEM bekerja untuk
> ORANG
>
> Karena di Indonesia (khususnya di Jakarta), kita banyak melihat dan
> mengenal orang dari golongan no. 1 itu, maka DOGMA Kalau mau kaya
> harus punya pendidikan tinggi dan bekerja keras serta mengorbankan
> waktu dianggap benar, bahkan cenderung malah menjadi kebanggaan orang
> kalau dia sibuk. Akibatnya semakin tinggi jabatan dan kariernya,
> semakin sibuk dia, sehingga waktu buat keluarga dan diri sendiri
> tidak punya. Akibatnya bisa kita lihat, banyak eksekutif yg mudah
> stress dan terkena penyakit. Kaya tapi Stress dan penyakitan.
>
> Nah...golongan ke-2 ini memang jarang terdengar. Padahal orang di
> golongan ini termasuk banyak di Indonesia. Mereka bisa menikmati
> waktunya dan kekayaannya bersama keluarga. Istilah
> kerennya "FINANCIAL & TIME FREEDOM". Punya kebebasan waktu dan uang.
> Pertanyaannya : Koq bisa...? Betul....karena mereka mempunyai ASET.
> Definisi ASET adalah : Sesuatu (benda mati atau hidup) yg dimiliki
> oleh seseorang yg bisa menghasilkan nilai tanpa orang tersebut
> nantinya harus bekerja lagi.
>
> Bentuk ASET ada bermacam2 :
> 1.Deposito/Saham / Reksadana
> 2.Tanah/Emas
> 3.Mobil/Rumah (yang tidak untuk dipakai sendiri).
> 4.Pemilik Bisnis yang bisnisnya dikerjakan oleh orang lain.
> 5.Jaringan (Networking)
>
> ASET inilah yg menjamin penghasilan kita tanpa kita harus bekerja
> lagi. Kita tidurpun, ASET tersebut akan menghasilkan uang buat kita.
> Hebat khan..? Memang agak susah merubah cara pandang (paradigma)
> seseorang (termasuk saya juga dulunya..). Kalau saya membayangkan
> dulu waktu saya diterima di Perguruan Tinggi Negri ... wuih ...
> betapa bangganya saya dan orang tua saya pada waktu itu. Setiap orang
> tua saya ketemu temannya, dengan bangga beliau katakan Anak ku
> sekarang di Perguruan Tinggi Negri lho, ya..mudah2an setelah lulus
> nanti cepat dapat kerjaan di perusahaan besar.
>
> Coba kita perhatikan. Dari sejak kecil hingga besar, dalam otak kita
> selalu ditanamkan untuk sekolah yg benar dan dapat titel yg bagus,
> HANYA agar bisa bekerja UNTUK ORANG LAIN. Tidak pernah orang tua saya
> katakan Rizal, besok kalau kamu sudah lulus kuliah, Papah dan Mamah
> berharap kamu jadi pengusaha yg sukses dan bisa membantu banyak
> orang...TIDAK PERNAH...!! Kenapa ? Karena memang paradigmanya
> Sekolah, lulus, cari kerja, dapat uang, menabung utk masa depan. Jadi
> kesimpulannya untuk mereka yg menolak itu memang belum bisa melihat
> paradigma baru, yaitu punya ASET sendiri.
>
> Kegagalan bukanlah Sesuatu yang Permanen. Bangkitlah dan terus
> mencoba lagi ... Anda tidak akan GAGAL, seperti halnya Thomas Alfa
> Edison yang pada waktu itu melakukan beribu2 kali kegegalan dalam
> percobaan percobaan untuk menemukan lampu listrik, tapi dia tidak
> pernah mengatakan bahwa dia pernah gagal!
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------------
>
>
> --==* Indonesia-Online *==--
>
> Media komunikasi online dan bisnis anak bangsa baik di Indonesia maupun di
manca negera, dimanapun Anda berada. Silahkan ngobrol di sini, bebas dan tetap
sopan tentunya. Selalu Posting dengan LENGKAP sebutkan DENGAN JELAS identitas
anda (Nama, web/blog, boleh HP) dalam setiap catatan kaki. Dilarang: beriklan
langsung kecuali di bagian footer email anda, maksimum 5 baris. TIDAK
DIPERKENANKAN: posting yg vulgar, argumentatif, sara, melanggar hak cipta,
menyinggung privacy member lain, posting berulang-ulang, atau yang bertendensi
iklan, promosi bisnis, investasi, lowongan kerja, seminar, mlm secara
berlebihan. Semoga Milinglist ini dapat membuat kita semakin berdaya. Materi
posting adalah tanggung jawab pemasang masing-masing.
>
>
> Indonesia Online Managed by:
> Mufli at http://belajar-bisnis.com
>

Senin, 01 Juni 2009

DUNIA ini emg tidak SEMPURNA

DUNIA ini emang tidak SEMPURNA termasuk semua yang ada di dalamnya . . . .
Begitu jg Dia(Pasangan hidupmu)! hanyalah teman mu dalam perjalanan menunggu hari dimana engkau di panggil Allah.swt yang maha kuasa, pencipta alam semesta seisi nya.
Dia tidak bsa setiap saat di jadikan t4 bergantung
Tp kadang dia bsa di jadikan t4 bergantung jg
Dia tidak bisa setiap saat menemanimu
Tp kadang Dia bisa jg menemanimu
Dia tidak bisa setiap saat di jadikan tempat mengeluh
Tp kadang Dia bisa jg di jadikan tempat mengeluh
Dia tidak bisa setiap saat ada untukmu.
Tp kadang Dia jg ada untukmu walaupun sibuk
Dia tidak bisa setiap saat ada untuk bsa membantumu menghadapi masalah2 mu.
Tp kadang Dia jg ada untuk membantumu menyelesaikan maslah2 mu, meskipun dia jg punya banyak msalah.
Dia tidak bisa setiap saat mau mengorbankan impian2 nya demi untuk mewujudkan impianmu
Tp kadang Dia menghapus impian2 dan cita2 indahnya yg tlah dia usahakan dari kecil demi untuk mewujudkan impian2 kmu.
Dia tidak bisa setiap saat menuruti apa katamu
Tp kadang Dia jg menuruti apa kata2mu, meskipun dia tidak suka
Dia tidak bisa setiap saat melakukan apa yang kau inginkan
Tp kadang Dia jg melakukan apa yang kau inginkan, walaupun tidak sesuai kata hatinya
Dia tidak bisa setiap saat membalas sms mu dan telp kmu
Tp kadang Dia jg telp kmu ber jam jam sampe pulsa hp nya habis
Dia tidak bisa setiap saat kepikiran untuk sms atau telp kmu
Tp kadang Dia jg menyempatkan sms atau telp kmu meskipun dia sangat sibuk
Dia tidak bisa setiap hari membangunkan mu dri tidurmu dgn sms yang isinya romantis atau telp
Tp kadang Dia jg membangunkan mu dari tidurmu dgn sms yang isinya romantis atau telp
Dia tidak bisa setiap hari memberimu ucapan “met bo2k cayank “
sblum kmu terlelap dalam mimpi2 indahmu.
Tp kadang Dia jg berdoa sblum tidur memohon kepada NYA agar kmu di beri khan yg terbaik di dunia ini.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti apa yg kmu inginkan
Tp kadang Dia jg rela melakukan semua yg kmu inginkan walau kadang
tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti dengan keadaamu.
Tp kadang Dia jg banyak menngorbankan dirinya demi kmu.
Dia tidak bisa setiap saat mengerti apa yang kau rasakan
Tp kadang Dia jg mengerti apa yang kau rasakan
Dia tidak bisa setiap saat mengerti sulitnya berbagai masalah yg kmu hadapi
Tp Dia selalu berusaha untuk mendukung dan membantu mu menyelesaikan berbagai masalah yg kamu hadapi, meskipun masalah nya sendiri masih menumpuk.
Dia tidak bisa setiap saat terlihat manis sehingga kamu bsa sedikit melupakan beratnya berbagai masalah yang ada di t4 kerja mu.
Tp kadang Dia selalu berusaha terlihat manis agar kmu bsa sedikit melupakan beratnya berbagai masalah yang ada di t4 kerja mu, meskipun dia sendiri punya masalah di t4 kerjanya .
Dia tidak bisa setiap saat tersenyum untukmu, agar bsa menghapus rasa lelah dari kerja seharian
Tp Dia selalu berusaha untuk tersenyum manis di hadapanmu, agar bsa menghapus rasa lelah mu, meskipun dia jg lelah dan capek dengan kegiatan sehari harinya.
Dia berbeda dgn drimu
Tp dia selalu berusaha mengerti dirimu
Dia bukan lah dirimu
Tp dia selalu berusaha mengenal mu
Dia tidak bsa menjadi dirimu
Tp dia selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mu
TAPI TETAP SAJA . . . .
Dia manusia biasa
Dia memiliki banyak kekurangan
Dia tidaklah sempurna
APA KAMU MASIH INGIN BERSAMANYA . . . . . . . . . .???

Minggu, 28 Desember 2008

happy new year 2009 ??? (renungan, introspeksi diri)

Sebelumnya saya ingin ucapkan happy new year 2009 atau dalam bahasa indonesia selamat tahun baru 2009. Saya disini mau mengajak semua orang terutama anda, ya kamu sendiri untuk merenungkan apa yang telah dan belum anda lakukan dalam 1 tahun( 2008) ini, kenapa belum anda lakukan, dan yang terakhir bagaimana cara anda melakukan hal2 yang belum anda lakukan di tahun 2008 ini, pada tahun 2009 nanti(3 hari lagi). Apa sajakah hal hal itu :
1. Apa anda sudah bisa sholat lima waktu dan tepat waktu tanpa menunda nya?
2. Apa anda sudah bisa menyisihkan rezeki yang allah swt berikan untuk anda kepada orang2 yang membutuhkan ?
3. Apa anda sudah bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahmi ke saudara2, tetangga, dan teman2 anda ?
4. Apa anda sudah bisa bekerja dengan rajin dan berprestasi?
5. Apa anda sudah bisa mendapatkan penghasilan tetap tanpa kerja keras(kerja karena uang) ?
6. Apa anda sudah bisa meluangkan banyak waktu untuk istri dan anak2 mu ?
7. Apa anda sudah bisa beli pakaian, ponsel , motor dan mobil baru ?
8. Apa anda sudah bisa menahan emosi saat ada hal2 yang menjengkelkan ?
9. Apa anda sudah bisa berolahraga min 1 x dalam seminggu
10. Apa anda sudah bisa mengurangi makanan fastfood dan minuman ber alkohol ?
11. Apa anda sudah bisa berlibur di akhir bulan?
12. Apa anda sudah bisa bersyukur atas semua yang telah anda nikmati selama ini?
13. Apa anda sudah bisa?
Nah sekarang apa cara yang anda pilih untuk melakukan hal2 yang seharusnya sudah anda lakukan di tahun 2008 ini? Untuk anda kerjakan di tahun 2009 nanti.!
Sebetulnya masih banyak lagi hal2 yang perlu anda dan diri saya sendiri renungkan, untuk yag lainnya silahkan anda Tanya diri anda sendiri karena hanya anda lah yang paling tahu.
Selamat mencoba semoga beberapa kalimat saya ini bermanfaat bagi anda.
Sukses selalu untuk kita semua.

Jumat, 12 Desember 2008

ikan sapu sapu

Sudah satu minggu ini ikan sapu-sapuku mati. Sejak saat dia meninggalkan akuariumku, baru tiga hari saja tidak dibersihkan, lumut pasti akan bermunuculan di akuarium kesayanganku. Aku tidak ada waktu untuk membersihkan lumut-lumut itu dan juga tidak ada waktu untuk membeli ikan sapu-sapu yang baru.
Suatu hari kudapati lumut sudah memenuhi kaca bagian dalam akuariumku. Aku berpikir, ini tidak bisa dibiarkan. Keindahan ikan-ikan kokiku akan tersembunyi jika lumut-lumut itu kurelakan tumbuh dengan sehatnya menemani mereka. Ikan-ikan sapu-sapu, bisa menjadi solusi untuk membantuku membersihkan lumut- lumut itu. Sapu-sapu adalah ikan yang makanan utamanya adalah lumut dalam akuarium atau kolam ikan.
Di sela-sela sempitnya waktuku, sepulang kerja, kuluangkan waktu untuk mampir ke toko ikan dekat rumahku. Aku berkeliling mencari ikan hitam yang tidak menarik dan berkulit kasar itu. Akhirnya kutemukan satu ikan sapu-sapu yang tidak begitu suram kulitnya, walaupun tetap tidak indah dipandang mata dan tetap saja kulitnya akan kasar.
"Berapa Pak, harganya?" tanyaku pada si penjual ikan itu. "Tujuh ratus lima puluh rupiah, Mas," jawab si penjual itu. Segera kusodorkan uang dan setelah itu langsung kutapakkan kakiku menuju rumah. Ikan sapu-sapu itu lalu aku cemplungkan ke dalam akuarium. Dengan sigap dan bagai habis lepas dari kurungan ikan itu langsung meliuk-liuk. Dan ... betapa senangnya dia menemukan sebuah sisi kaca yang penuh dengan lumut. Ikan itu langsung menempel di kaca penuh lumut tersebut. Tidak peduli dengan ikan-ikan kokiku yang seakan sedang mengerumuni ikan sapu-sapu itu untuk berkenalan. Lagi-lagi karena tidak ada waktu, ikan itu memang hanya kucemplungkan dulu tanpa kubersihkan akuariumnya. Pikirku weekend nanti pasti aku ada waktu.
Keesokan harinya, saat akan berangkat ke kantor, kusempatkan menyapa ikan-ikan kokiku. Wow, pagi ini mereka tampak begitu indah .... Tapi bukankah memang ikan kokiku itu warnanya indah. Ehhh .... tapi kok lain ya? Warnanya bukan saja indah, tapi begitu bersinar. Terus kuamati ikan-ikan kokiku dengan sirip mereka yang panjang bagaikan kain sutera yang berkibar-kibar seolah ditiup angin. Terus kuperhatikan mereka karena terlalu indah bagiku untuk kutinggalkan. Saat pandanganku tertuju di pojok akuariumku, ada seekor ikan hitam yang tidak bersinar sama sekali. Dia seolah sedang menepi dalam dunianya sendiri dan takut untuk bergabung dengan koki-koki indah itu.
Aku tersadar .... Ya, ikan-ikan kokiku terlihat begitu indah dan bersinar bukan karena ikan-ikan itu yang berubah, tetapi keadaan di sekitar merekalah yang berubah. Lumut-lumut yang membuat kaca akuariumku buram sudah lenyap! Ya, lenyap! Kaca akuariumku kembali bening sehingga ikan-ikan indahku terlihat semakin indah. Ikan yang tidak menarik yang kubeli kemarin dengan harga murah itu telah melahap habis lumur-lumut itu. Memang untuk itulah ikan itu kubeli, tetapi aku tidak tahu akan mendapat ketakjuban yang luar biasa seperti ini.
Kupandangi kembali ikan hitam yang sedang menyendiri itu. Dia yang tidak menarik itu telah membuat sesuatu yang indah untukku pagi ini. Ikan sapu-sapu sangatlah tidak menarik. Dia tidak punya kelebihan fisik yang dapat dibanggakan. Harganya pun sangat murah. Tetapi, TUHAN memberikan kelebihan luar biasa pada dia. Dia dapat membersihkan permukaan kaca yang begitu kotor menjadi bening kembali. Itulah yang membuat ikan sapu-sapu begitu dicari-cari oleh siapa saja yang ingin akuarium atau kolam ikannya terbebas dari lumut. Aku ingat diriku. Begitu banyak protesku pada TUHAN karena merasa aku tidak memiliki kelebihan dari segala sisi. TUHAN memakai ikan kecil itu untuk menyadarkan aku,
"KU-ciptakan dirimu bukan untuk hal yang tidak berguna. Kau ada di dunia ini karena kau berarti bagi-KU, untuk melakukan hal-hal besar bagi-KU!" Aku masih terpaku di depan akuariumku. Aku masih menatap ikan kecil yang tidak menarik itu. Aku seperti menatap diriku. Hari ini TUHAN memberikan aku pelajaran indah dari seekor ikan. Hari ini, TUHAN tidak ingin aku semakin tenggelam dalam pencarian arti hidupku di dunia ini.
Aku berarti bagi-NYA, aku berharga bagi-NYA. Dalam pandangan mata aku memang tidak semenarik, tidak sepintar mereka yang ada di sekelilingku, tetapi ada hal istimewa yang TUHAN berikan padaku, dan aku yakin itu akan jadi berkat bagi banyak orang, karena TUHAN yang menganugerahkannya.
Aku beranjak dari depan akuariumku. Jam di tanganku sudah menunjukkan waktu untuk segera berangkat ke kantor. Semangatku menapaki hari-hari ke depan kembali menyala. Kuucapkan syukur untuk semua pelajaran indah ini.
Terima kasih TUHAN! Terima kasih ikan sapu-sapuku!
Dikutip dari salah satu milis.

BACA INI JUGA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...